Sosialisasi Branding dan Packaging Produk Olahan Hasil Perikanan Tingkatkan Daya Saing UMKM Perikanan

- kategori Berita 82 Views

Dalam upaya meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk olahan hasil perikanan, Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Branding dan Packaging Produk Olahan Hasil Perikanan, pada Selasa (23/6/2026), diikuti oleh 10 Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) baru. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha dalam membangun identitas produk serta menciptakan kemasan yang menarik, informatif, dan mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.


Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung, Bapak Robinson Parsaoran Nadeak, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Kabupaten Tulungagung memiliki potensi perikanan yang sangat besar. Pada tahun 2025, produksi olahan perikanan Tulungagung berhasil mencapai 40.633,8 ton dengan ragam produk berupa penanganan segar, pengasapan, pemindangan, serta berbagai variasi olahan bernilai tambah lainnya.


Menurutnya, kualitas produk olahan perikanan Tulungagung tidak kalah bersaing. Namun di tengah perkembangan pasar modern dan pemasaran digital, masih terdapat tantangan yang perlu dihadapi, terutama dalam hal branding dan kemasan produk. Seringkali produk-produk hebat ini kalah bertarung di rak-rak toko atau di pasaran karena kemasannya yang kurang menarik dan belum memiliki identitas merek (branding) yang kuat. Kemasan saat ini bukan hanya berfungsi sebagai pembungkus produk, tetapi juga menjadi media informasi, sarana promosi, jaminan keamanan pangan, sekaligus faktor yang dapat meningkatkan nilai jual produk, ungkapnya.


Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari CV. Makmur Cipta Abadi, Bapak M. Noerphito, S.T., Cft., yang menyampaikan materi dengan tema Strategi Branding dan Desain Packaging Produk untuk Menang Bersaing. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa perubahan zaman menuntut pelaku usaha untuk mengubah cara memasarkan produknya. Branding tidak hanya sekedar membuat logo atau nama produk, tetapi juga membangun identitas dan posisi produk di benak konsumen.



Materi yang disampaikan mencakup strategi penentuan target pasar, membangun identitas merek, menentukan keunggulan produk, hingga memanfaatkan media digital dan marketplace sebagai sarana pemasaran. Peserta juga memperoleh pengetahuan mengenai unsur-unsur penting dalam desain kemasan, mulai dari bentuk kemasan, pemilihan warna dan font, hingga penyusunan label produk yang informatif dan sesuai ketentuan.


Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para peserta membawa contoh kemasan produk masing-masing untuk dievaluasi bersama sehingga dapat diketahui kelebihan maupun aspek yang masih perlu diperbaiki. Diskusi dan sesi tanya jawab dimanfaatkan peserta untuk berkonsultasi secara langsung mengenai strategi pengembangan merek dan kemasan produk yang lebih kompetitif.


Melalui kegiatan ini, Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung berharap para pelaku usaha mampu menerapkan ilmu yang diperoleh sehingga dapat meningkatkan nilai tambah produk olahan hasil perikanan serta memperluas peluang pemasaran produk.