Dinas Perikanan Ikut Berpartisipasi Dalam Road Show Gelar Pangan Murah Yang Diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung

- kategori Berita 180 Views

Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Tulungagung berkolaborasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNAIR, PG Modjopanggung, dan Perum Bulog, menyelenggarakan Road Show Gelar Pangan Murah dalam rangka pengendalian inflasi daerah dan stabilisasi harga pangan.

Kegiatan road show gelar pangan murah bertempat, di Desa Tenggarejo Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung pada Minggu, (19/5/2024). Dalam rangkaian acara Gelar Pangan Murah kali ini bersamaan dengan Peresmian Sumur Bor dan penanaman bibit pohon buah di Desa Tenggarejo, Kecamatan Tanggunggunung.

Hadir dalam acara tersebut, Pj Bupati Tulungagung, Sekretaris Daerah Tulungagung, seluruh Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung, perwakilan IKA UNAIR, dan Camat Tanggunggunung.

Komoditas dan produk yang ditawarkan yakni, beras, bawang merah, bawang putih, cabe rawit, cabe merah keriting, telur ayam, daging ayam, daging sapi, ikan segar, ikan kering, ikan asap, gula pasir, minyak goreng, aneka sayuran serta berbagai produk olahan pangan.

Stand Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung menawarkan beragam ikan segar, seperti ikan nila, ikan kembung, ikan lele, ikan patin, ikan kutuk, ikan bawal, ikan bandeng, cumi, dan udang. Selain ikan segar, stand ini juga menyediakan berbagai olahan asap dan ikan kering atau asin. Pengunjung stand ini terdiri dari masyarakat Desa Tenggarejo dan sekitarnya, serta IKA UNAIR. Selama kegiatan berlangsung, stand tersebut menarik sekitar 80 pengunjung. Namun, tidak semua pengunjung melakukan pembelian. Dari keseluruhan pengunjung, terdapat 18 orang yang membeli ikan segar, 14 orang membeli ikan asap, dan 29 orang membeli ikan kering.



Dalam penjualan ikan segar, cumi dan udang besar masing-masing terjual habis sebanyak 3 kg. Ikan kering yang paling laris adalah ikan gerih, dengan total penjualan mencapai 6 kg. Sementara itu, seluruh stok ikan asap berhasil terjual habis. Menariknya, pembeli ikan segar mayoritas berasal dari IKA UNAIR, sedangkan pembeli ikan asap dan ikan kering kebanyakan adalah masyarakat sekitar. Hal ini menunjukkan adanya preferensi yang berbeda antara dua kelompok pengunjung ini, di mana para anggota IKA UNAIR lebih memilih produk ikan segar, sedangkan warga setempat lebih cenderung membeli ikan asap dan ikan kering. Kegiatan ini tidak hanya mendukung ekonomi lokal melalui penjualan produk perikanan, tetapi juga mempererat hubungan antara komunitas lokal dan alumni universitas.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengkonsumsi ikan sebagai sumber protein yang sehat dan bergizi. Meningkatnya konsumsi ikan di kalangan masyarakat diharapkan dapat membawa berbagai manfaat, seperti meningkatkan kesehatan masyarakat, terutama dalam hal gizi dan daya tahan tubuh. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung perekonomian lokal dengan meningkatkan permintaan terhadap produk perikanan, sehingga para nelayan dan pelaku usaha di sektor perikanan dapat memperoleh keuntungan yang lebih baik.

Secara keseluruhan, melalui gerakan pangan murah ini, diharapkan tercipta kesadaran yang lebih tinggi akan manfaat konsumsi ikan, peningkatan kesehatan masyarakat, dukungan terhadap perekonomian lokal yang pada akhirnya akan dapat mengentaskan kemiskinan serta membawa kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat di Desa Tenggarejo dan sekitarnya.