Sosialisasi Pengelolaan Perairan Umum Daratan (PUD) di Wilayah Kabupaten Tulungagung

- kategori Berita 46 Views

Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Perairan Umum Daratan (PUD) dan Sumber Daya Ikan (SDI) pada tanggal 13 Mei 2026 yang bertempat di Gedung Pertemuan Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini dihadiri oleh kepala desa, perangkat desa, dan tokoh masyarakat dari wilayah sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas di Kabupaten Tulungagung. Sosialisasi dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan perairan umum daratan secara bertanggung jawab demi menjaga keberlanjutan sumber daya ikan di wilayah masing-masing.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung, Bapak Robinson P. Nadeak, Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung Bapak Ulul Azmi, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, serta kepala desa dan perangkat desa dari wilayah sekitar DAS Brantas di Kabupaten Tulungagung. Kehadiran peserta dari berbagai wilayah tersebut menunjukkan adanya perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap kondisi sumber daya perairan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat sekitar sungai.


Dalam sambutannya, Kepala Dinas menyampaikan bahwa Perairan Umum Daratan memiliki fungsi penting, tidak hanya sebagai sumber mata pencaharian masyarakat, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem yang harus dijaga kelestariannya. Pemanfaatan sumber daya ikan yang tidak terkendali maupun aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan perairan dapat memberikan dampak terhadap keberlanjutan sumber daya ikan di masa mendatang. Oleh karena itu, diperlukan peran bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kondisi perairan agar tetap lestari dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. 


Pada sesi penyampaian materi, narasumber memberikan penjelasan mengenai pengertian dasar Perairan Umum Daratan dan Sumber Daya Ikan, termasuk bentuk pemanfaatan yang diperbolehkan serta ancaman yang sering terjadi di wilayah sungai, seperti penangkapan ikan menggunakan cara yang merusak, pencemaran perairan, hingga berkurangnya habitat alami ikan. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengawasan berbasis masyarakat dalam mendukung pengelolaan sumber daya perikanan yang lebih efektif. 


Salah satu poin utama yang ditekankan dalam sosialisasi ini adalah pembentukan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) di wilayah asal masing-masing peserta. Keberadaan Pokmaswas dinilai penting sebagai bentuk keterlibatan langsung masyarakat dalam menjaga dan mengawasi sumber daya perikanan di lingkungan sekitar. Pokmaswas nantinya diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, melakukan pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi merusak perairan, serta membantu menjaga kelestarian sumber daya ikan di wilayah DAS Brantas. 


Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif, dimana peserta turut menyampaikan berbagai kondisi dan permasalahan yang terjadi di wilayah masing-masing, mulai dari praktik penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan hingga kondisi kualitas perairan sungai. Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat tumbuh kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kelestarian perairan umum daratan serta mendorong terbentuknya Pokmaswas baru di wilayah Kabupaten Tulungagung guna mendukung pengelolaan dan pengawasan sumber daya ikan yang lebih optimal, partisipatif, dan berkelanjutan.