Berita & Terkait
Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung mengadakan Sosialisasi Program Keluarga Nelayan Berseri Serta Fasilitasi Jaminan Kesehatan Nasional Bagi Nelayan dan Pendidikan Bagi Anak Nelayan di Kabupaten Tulungagung, bertempat di Pendopo Pantai Klatak, Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Kamis (27/6/2024). Kegiatan ini diikuti oleh 62 orang nelayan dan keluarga nelayan di Pantai Klatak.
Ini merupakan program dari Dinas Perikanan yang dirancang untuk memperbaiki kualitas hidup dan meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan di Kabupaten Tulungagung. Sasaran program ini di daerah selatan Kabupaten Tulungagung khususnya bagi keluarga pelaku usaha penangkapan ikan. Fokus kegiatan ini adalah pendekatan pemberdayaan, penguatan kelembagaan dan organisasi, pendampingan dan pelatihan.

Hadir dalam kegiatan ini, Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung, yang diwakili Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap, Bapak Ulul Azmi, S.E., dan beberapa narasumber yang hadir antara lain Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Tulungagung Bapak Bisri Yusmadi, SMKN 1 Watulimo Bapak Anang Sofian, S.ST.Pi, Otoritas Jasa Keuangan Kota Kediri Bapak Odhik Susanto dan para nelayan Klatak Desa Keboireng beserta keluarganya.
Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap Bapak Ulul Azmi, S.E., dalam sambutannya menyampaikan Sumber daya alam Indonesia yang sangat melimpah membuat masyarakatnya memiliki beragam mata pencaharian. Mata pencaharian masyarakat di Indonesia dipengaruhi oleh kondisi geografis dari tempat yang ditinggali. Masyarakat pesisir umumnya bermata pencaharian sebagai nelayan. Nelayan mendapatkan ikan untuk melancarkan kegiatan ekonomi dengan cara memperjualbelikan ikan dan biota laut lainnya. Sebab, ikan dan biota laut lainnya tidak hanya dibutuhkan di wilayah pesisir. Namun, juga di wilayah dataran rendah dan tinggi, di mana masyarakatnya tidak bisa mengakses laut dengan mudah.
Di sepanjang garis pantai Kabupaten Tulungagung, sebagian besar penduduk memiliki mata pencaharian sebagai nelayan dan pemanfaatan ruang laut yang mana usaha penangkapan ikan dijadikan sebagai sumber utama pendapatan mereka. Namun, tantangan ekonomi dan lingkungan sering kali mempengaruhi keberlanjutan usaha perikanan mereka. Maka dari itu, Pemerintah Daerah harus hadir dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan di Kabupaten Tulungagung.
Beliau juga menjelaskan, Program Keluarga Nelayan Berseri (Berdaya Saing, Sejahtera, Mandiri) merupakan program optimalisasi pemberdayaan nelayan. Program ini dirancang dalam rangka pemenuhan kebutuhan untuk memperbaiki kualitas hidup dan meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan di Kabupaten Tulungagung. Program ini diharapkan mampu memberikan dukungan yang komprehensif, mulai dari peningkatan pendidikan dan pelatihan keterampilan, akses Kesehatan yang lebih baik, hingga pemberdayaan ekonomi melalui inovasi dan teknologi perikanan yang berkelanjutan.
Dengan adanya Kegiatan Sosialisasi Program Keluarga Nelayan Berseri ini semoga dapat meningkatkan motivasi dan menambah wawasan kepada nelayan dan keluarga nelayan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas hidup guna mewujudkan keluarga nelayan yang berdaya saing, sejahtera dan mandiri. Semoga kegiatan ini menjadi ajang yang dapat mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antar nelayan dan keluarga nelayan.
Tak lupa Bapak Ulul Azmi, S.E., juga mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang telah hadir dan mengikuti kegiatan ini dengan baik, serta para panitia yang telah mempersiapkan terlaksananya kegiatan ini.
Tujuan dari keseluruhan Program Keluarga Nelayan Berseri ini adalah, terwujudnya strategi inovasi yang berkelanjutan dalam rangka pemberdayaan keluarga nelayan, terwujudnya keluarga nelayan yang memiliki keterampilan kerja dan akses pendidikan yang lebih luas, dan terwujudnya pengembangan keluarga nelayan yang berdaya saing, sejahtera dan mandiri.