Berita & Terkait
Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu dan keberlanjutan usaha perikanan budidaya melalui kegiatan Pembinaan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB). Kegiatan berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 21 Mei 2025 di Balai Desa Bono, Kecamatan Boyolangu dan pada tanggal 26 Mei 2025 di Balai Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan. Diikuti sebanyak 80 peserta yang terdiri dari para pembudidaya ikan.
Kegiatan dibuka oleh Bapak Saiful Azis, S.Pd.I., M.M., (Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung). Dalam sambutannya beliau menyampaikan, Kabupaten Tulungagung mempunyai potensi sumberdaya perikanan berupa perairan laut, payau, perairan umum dan budidaya ikan air tawar. Pada sektor perikanan budidaya memiliki potensi dan peluang untuk dikembangkan dalam pembangunan ekonomi di Kabupaten Tulungagung, karena didukung oleh ketersediaan lahan, sumber air melimpah, dan karakteristik masyarakatnya. Agar kegiatan budidaya ikan dapat berjalan dengan baik sesuai standar, perlu dipenuhi beberapa syarat seperti kualitas lahan atau kolam, air, bibit ikan, pakan, serta manajemen pemeliharaan yang baik. Untuk mewujudkan hal tersebut salah satu langkah yang kami lakukan adalah dengan mengadakan kegiatan pembinaan pada hari ini, ungkap beliau.
Hadir sebagai narasumber Bapak Sigit Yupurwo (Penyuluh Perikanan). Dalam pemaparannya, beliau menekankan tentang berbagai aspek CBIB, mulai dari aspek teknis, aspek manajemen, aspek keamanan, aspek lingkungan. Juga disampaikan mengenai syarat-syarat sertifikasi CBIB yang meliputi pemilihan lokasi budidaya yang bebas banjir dan cemaran, pengelolaan kualitas air, menerapkan biosecurity, benih yang memiliki Surat Keterangan Asal (SKA), pakan bersertifikat, dan mempunyai Standar Operasional Prosedur (SOP) dari pengolahan kolam, pengadaan benih sampai dengan panen.
Selain itu, dalam kesempatan ini juga hadir sebagai narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memberikan materi seputar pengelolaan keuangan secara bijak dan kewaspadaan terhadap investasi ilegal. Materi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan bagi para pembudidaya, serta mencegah dari praktik investasi yang tidak bertanggung jawab yang dapat merugikan di masa depan.
Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung akan terus mendukung peningkatan kapasitas pembudidaya melalui kegiatan serupa dan berbagai program lainnya. Harapannya, para pembudidaya dapat lebih mandiri, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.