Berita & Terkait
*TULUGAGUNG, 7 November 2023* â Dalam rangka meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pengolahan ikan, berbagai kelompok dan lembaga di Kabupaten Tulugagung, Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung menggelar pelatihan masak olahan ikan. Kegiatan ini melibatkan peserta yang terdiri dari Poklahsar Putri Ngampel Mandiri, Poklahsar Mina Sumber Pangan, Poklahsar Patin Condong Raos, TP PKK Rejosari, dan TP PKK Pagersari, dengan total peserta sebanyak 65 orang.
Pelatihan ini dilaksanakan secara bertahap, dimulai pada tanggal 17 Oktober 2023, dengan Poklahsar Patin Condong Raos dan Poklahsar Mina Sumber Pangan. Pada tanggal 24 Oktober 2023, giliran Poklahsar Putri Ngampel Mandiri dan TP PKK Desa Rejosari mengikuti pelatihan, sedangkan pada tanggal 7 November 2023, diikuti TP PKK Desa Pagersari menjadi peserta pelatihan.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tulugagung, Lugu Tri Handoko, menyampaikan harapan dan tujuan dari pelaksanaan pelatihan ini. Dalam keterangannya, Beliau menyatakan, "Pelatihan masak olahan ikan ini bukan hanya sekadar memberikan keterampilan baru kepada masyarakat, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dari hasil perikanan di daerah ini. Dengan keterampilan yang diperoleh, diharapkan masyarakat dapat menciptakan produk olahan ikan yang bermutu tinggi dan memiliki nilai jual yang lebih baik."
Lugu Tri Handoko juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengembangkan sektor perikanan secara berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat lokal. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mandiri dalam mengelola sumber daya perikanan yang ada di sekitar mereka.
Suksesnya kegiatan ini menjadi langkah awal yang membangkitkan semangat di kalangan masyarakat desa Tulugagung. Harapannya, keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan ini dapat menjadi modal untuk membentuk kelompok usaha yang mandiri dan mampu bersaing di pasar. Dengan semangat kolaborasi dan penerapan kreativitas dalam mengolah produk olahan ikan, diharapkan kelompok-kelompok ini dapat menjadi agen penggerak ekonomi lokal, memberikan dampak positif pada kesejahteraan masyarakat, dan mengangkat nama daerah mereka ke tingkat yang lebih tinggi.